Postingan

Greenpeace dan Kasus Oreo

Greenpeace Pada diplomasi, hukum internasional, jurnalisme dan analisis akademik, secara umum mengasumsikan bahwa hubungan internasional terdiri dari hubungan-hubungan antar unit-unit yang berhubungan satu sama lain dan disebut sebagi Negara. Politik global juga mencakup perusahaan-perusahaan dan organisasi non-pemerintah (NGOs).   Semua aktor-aktor ini berperan secara teratur dalam bagian politik global dan setiap pemerintahan berinteraksi dengan beragam rentang dari aktor-aktor non-negara. Dalam kesempatan ini, NGO sangat memainkan peran di dalam interaksi internasional maupun domestik karena dinilai memiliki efek-efek positif. Greenpeace memiliki prinsip yang mampu membuatnya tetap stabil dalam menyuarakan isu-isu lingkungan di manapun tempatnya. Berikut beberapa prinsip yang terus menopang Greenpeace: 1.       Menjadi 'saksi atas  kerusakan lingkungan dengan cara yang damai tanpa kekerasan; 2.       Menggunakan...

Diplomasi Abu Bakar Ash-Shiddiq

Rd. Adityawarman Abu Bakar As-Shiddiq Dia dilahirkan di Mekkah. Anak dari Utsman bin Abu Quhafah dan Salamah, Ummu Al-Khayr, nama aslinya adalah Abdul Ka'bah. Di usia yang sangat muda, yaitu pada usia delapan belas tahun, dia telah melakukan perjalanan bisnis. Dia mengadakan perjalanan ke Syria dan Yaman dengan rombongan yang lain dan berhasil mengokohkan dirinya sebagai pelaku bisnis yang sangat terkenal dan memiliki reputasi dalam bisnis pakaian. Tak lama setelah itu dirinya mencuat menjadi seorang pelaku bisnis yang terkenal di kalangan Quraisy. Abu Bakar memilih bisnis sebagai profesinya, namun dia juga memiliki nilai lebih karena dia berasal dari keturunan Arab terpandang yang memiliki keahlian dalam bidang sajak dan sastra. Dia adalah sosok yang memiliki cakrawala budaya tinggi, di saat bangsa Arab jarang yang memilikinya. Revolusi, Pemberontakan dan Pemurtadan Era pemerintahan Abu Bakar pada awalnya diwarnai oleh berbagai peristiwa yang merugikan Islam,...

Peran Diplomat dalam Diplomasi

Rd. Adityawarman Dalam hal ini diplomat yang merupakan ujung tombak suatu negara dalam memperjuangkan kepentingan negaranya di negara lain memiliki peran yang sangat penting. Dalam hubungan ini mengambil keputusan yang benar dalam hubungan internasional tergolong sulit dikarenakan adanya kompleksitas kenyataan-kenyataan, kepentingan, nilai-nilai dan alternatif-alternatif kebijaksanaan yang terlibat. Untuk mengatasi berbagai kesulitan di atas, kerjasama yang erat di antara pembuat keputusan dan para penasihat ahli sangat diperlukan.  Salah satu peran diplomat adalah ikut merumuskan suatu kebijakan di suatu forum atau negara lain. Ia dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan dari agen-agen diplomatik yang ditempatkan atau dikirim dalam forum tersebut. Sedangkan dalam menganalisa dan mengevaluasi keadaan, ia dapat meminta bantuan dari para penasihatnya yang ahli dalam urusan diplomatik. Meskipun agen-agen diplomatik mengikuti nasihat departemen luar negeri di home office...